BAB PERTAMA BAGIAN PERTAMA IHYA 'ULUMIDDIN
BAB PERTAMA BAGIAN PERTAMA إِنَّ فِي ذَلِكَ لَذِكْرَى لِمَنْ كَانَ لَهُ قَلْبٌ أَوْ أَلْقَى السَّمْعَ وَهُوَ شَهِيدٌ (Inna fii riftaalika ladzikraa Iiman kaana lahuu qalb). "Sesungguhnya hal yang demikian itu menjadi pengajaran bagi siapa yang mempunyai hati (pengertian)(S. Qaaf, ayat 37), بسم الله الرحمٰن الرحيم أحمده الله أولاً حمداً كثيراً متوالياً، وإن كان يتضاءل دون حق جلاله حمد الحامدين Pertama-tama, aku memuji Allah, pujian yang banyak, berturut- turut, walaupun amat kecil pujian pemuji-pemuji itu, kurang dari hak keAgunganNya. Kedua, aku bersalawat dan mengucapkan salam kepada Rasul-rasul- Nya, salawat yang meratai Rasul-rasul yang lain, bersama penghulu ummat manusia. Ketiga, aku memohonkan kebajikan kepada Allah Ta'ala, tentang membangkitnya cita-citaku, mengarang sebuah kitab, tentang "Menghidupkan Kembali ilmu-ilmu Agama" (Ihya' Ulumiddin). Keempat, aku menantang, untuk memotong kesombonganmu, hai pencela, yang m...